This is my world…

The One I Do [one shoot]

The One I Do

Author: Ai_ELF

Cast       :

©       Lee Donghae

©       Han Hyemi

Genre   :

©       Drama

©       Romance

Rated    :

©       PG-14

Length  :

©       Oneshoot

Author  :

©       Ai_ELF

Abou ff :

©       It’s just my imagination… I’m sorry because it’s not a good fanfict… I hope you can enjoy this story. please coment… your coments can help me^^  I’ll try to do better than before ^^

Summary:

©       That angel… my lovely angel… I love her forever… picture of her… it makes me better when I’m looking for the picture… now… she lived happily ever after…

 

 

Aku masih hidup dalam kesunyian ini…

Ketika waktu terus berputar…

Ketika waktu semakin mengejarku…

Ketika waktu mendesakku…

Masihkah ada sedikit waktu bagiku…

Sedikit saja waktu untuk membuat kenangan manis dalam hidupku…

Jika masih bisa…

Jika masih punya kesempatan…

Hanya sekali…

Aku ingin mengabadikan ini…

Mengabadikan waktuku yang sangat berharga ini…

♥  _ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _♥_ _ _ _ _ _ _ _ _♥

♥  _ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _♥_ _ _ _ _ _ _ _ _♥

 

Donghae berjalan-jalan di sekitar taman kota. Melihat-lihat pemandangan di sana. Dia membawa kamera kesayangannya, mengambil setiap object gambar yang ada di sana. Dia lalu mengalihkan pandangannya. Dia melihat seorang gadis sedang duduk bersama anak-anak kecil. Tertawa bersama anak-anak itu. Donghae lalu mengambil beberapa gambar. Tanpa disadarinya gadis itu melihat kedatangan donghae.Saat donghae sedang asyik mengambil gambar gadis itu tiba-tiba sudah menghampirinya dan berdiri tepat di depan donghae. Donghae lalu menurunkan kameranya dan menatap heran pada gadis itu. Gadis itu menatap donghae dalam-dalam.

“Tolong aku…” Kata gadis itu tiba-tiba.

“Menolongmu?” Tanya donghae heran.

“Bantu aku…” Kata gadis itu lagi.

“A..apa yang bisa kulakukan?” Tanya donghae keheranan.

“Foto…”

“Foto? Maksudmu?”

“Semua hal yang kulakukan…”

“Maksudmu aku memfoto semua yang kau lakukan?”

“Ya…”

“…”

“kumohon…”

“baiklah…”

Donghae pun akhirnya setuju. Mungkin memang aneh , namun dalam hatinya berkata dia harus mau membantu gadis ini. Gadis itu lalu mengajak donghae ke sebuah sekolah. Gadis itu menarik donghae masuk ke sebuah ruang kelas. Donghae hanya menurut walaupun bingung. Gadis itu lalu berjalan di kelas itu, melihat sekeliling dan menyuruh salah seorang siswi untuk bergeser dari tempat duduknya. Gadis itu lalu duduk di sana, menelungkupkan tangannya ke kepalanya dan menunduk. Meletakkan kepalanya di meja. Semua orang melihat dengan heran namun ia tak peduli. Dan entah mengapa saat orang-orang di sana melihat ke arah gadis itu, semua hanya bisa diam dan tidak melakukan apa-apa. Donghae hanya sedikit keheranan lalu tersadar tujuannya mengikuti gadis itu, dia lalu mengambil foto gadis itu.

Mereka berdua lalu keluar dari sekolah itu. Berjalan lagi entah ke mana tujuan mereka.

“Siapa namamu?” Tanya donghae pada gadis itu.

“Han Hyemi…” jawab gadis itu singkat.

“Aku donghae…” donghae mengulurkan tangannya namun tidak disambut gadis yang bernama hyemi tersebut.

Hyemi malah menariknya menuju ke arah stasiun kereta. Mereka pun lalu naik kereta. Donghae hanya mengikuti kemauan gadis itu. Mereka tidak duduk di kursi walaupun kereta itu lengang. Hyemi malah duduk bersila di depan pintu salah satu gerbong kereta. Donghae sekali lagi mengambil beberapa foto hyemi.

Hyemi lalu berdiri dan mendekati salah satu penumpang yang sedang mendengarkan musik menggunakan headset. Hyemi lalu mengambil salah satu headset itu dan memakainya. Penumpang itu memandang hyemi heran namun saat melihat wajah hyemi mendengarkan musik dengan sangat fokus orang itu hanya diam, tak memprotes sedikitpun. Hyemi menutup matanya dan mendengarkan musik dengan seksama. Dan sekali lagi donghae tersenyum sambil menfotonya.

Hyemi ternyata mengajak donghae ke sebuah pasar. Di sana hyemi membeli banyak bahan makanan. Donghae sesekali memfoto hyemi ketika berbelanja. Dia juga membantu hyemi membawakan belanjaan. Mereka berkeliling pasar hingga sore hari. Hyemi lalu mengajak donghae ke rumahnya. Di rumahnya, hyemi ternyata hanya tinggal sendiri. Dia bercerita bahwa orang tuanya ada di Indonesia, kampung halamannya. Donghae mendengarkan setiap kisah hidup hyemi dengan seksama. Dia memperhatikan semua yang dilakukan hyemi. Entah kenapa gadis berkulit pucat ini telah menarik perhatiannya. Hyemi lalu meninggalkan donghae sendiri, dia memasak untuk mereka berdua. Donghae lagi-lagi membuntuti hyemi dan memfotonya.

Sejenak hyemi terdiam sambil memegangi kepalanya, donghae hendak mendekatinya namun ditolak hyemi.

“jangan… kau ke depan saja… biarkan aku sendiri” kata hyemi.

“tapi…kau…”

“sudahlah kau ke depan saja”

“n…ne…”

jangan melihatku begini…aku tidak suka…aku tidak suka jika begini ada yang mengasihaniku…’ bisik hyemi dalam hati.

‘aku mungkin memang aneh… aku memanga tidak seperti gadis lainnya… tindakanku… omonganku… aku memang begini… entah sejak kapan… aku telah lupa… aku hanya melakukan apa yang ingin aku lakukan… hanya itu saja… ini bukan kemauanku… aku tidak bisa mengendalikan diriku lagi… tidak bisa mengontrol tubuhku sendiri…’

Hyemi masih larut dalam lamunannya ketika masakannya hampir saja gosong. Dia segera tersadar dan mengangkat masakannya.

Dia lalu mengajak donghae makan bersama. Hari itu dia memasak banyak sekali. Mereka berdua lalu duduk berhadapan di sebuah ruang makan yang luas. Makanan yang sangat banyak macamnya , namun anehnya hyemi hanya makan nasi saja. Dia makan dengan lahap. Atau mungkin sdikit memaksa dirinya sendiri untuk makan. Donghae meraih kameranya dan mengambil beberapa foto hyemi saat makan. Namun donghae segera menurunkan kameranya melihat hyemi memaksakan nasi masuk mulutnya dan hyemi menangis. Menangis yang membuat donghae entah kenapa juga jadi merasa bersedih.

Donghae berniat mendekati hyemi, sedikit menghiburnya walau belum tahu apa yang sebenarnya terjadi. Namun lagi-lagi hyemi melarangnya. Donghae hanya diam memperhatikan hyemi yang sedang menyeka air matanya.

“kenapa… kenapa gadis ini selalu dapat mengaturku… aku baru saja mengenalnya… tapi begitu mudah aku mau membantunya… gadis aneh ini… dia membuatku bingung saja… kenapa aku tidak boleh menolongnya… kenapa dia? Ada apa sebenarnya?” batin donghae.

“aishhhh… gadis ini… menatapnya… kenapa hatiku menjadi sangat damai… kenapa ini? Kenapa gadis ini ternyata begitu cantik… dia seperti malaikat…”  donghae terus melamun memperhatikan hyemi. Dia semakin bingung pada dirinya sendiri. Bingung akan segala yang ia rasakan.

Keesokan harinya donghae kembali pergi bersama hyemi. Kali ini hyemi mengajaknya ke sebuah rumah yang bisa dibilang cukup mewah. Mereka berdua duduk di depan rumah itu. Hyemi seolah menunggu sesuatu tapi dia tidak mau bilang apa-apa pada donghae.

Tak lama kemudian ada seorang lelaki dan seorang perempuan datang ke rumah itu. Hyemi mendekati mereka.

“Donghae, kameramu” kata hyemi

“ne” donghae lalu menyiapkan kameranya.

Hyemi tersenyum dan ‘BUG!’ dia memukul pipi pria tadi. Donghae saat itu juga mengambil foto. Dan sebelum mereka dimarahi, hyemi mengajak donghae lari.

“hey… siapa pria tadi?”

“aku tidak tahu”

“kenapa kau memukulnya?”

“hanya ingin”

“hah?”

“hatiku mengatakan, dia pantas mendapatkan itu… haha”

“haha… kau ini…”

“ayo duduk di sana”

“ne…”

Mereka berdua lalu duduk di tepi pantai. Membiarkan angina yang sejuk menerpa wajah mereka dan membuat hati mereka begitu damai. Hyemi tiba-tiba mengerutkan keningnya. Memegang dadanya. Dia segera membuka-buka isi tas kecil yang dia bawa, merogoh kantung di celananya mencari sesuatu.

“mencari apa?”

Ditanya begitu oleh donghae dia tidak menjawab. Dia berdiri , berjalan sempoyongan dan terjatuh. Dia jatuh kesakitan sambil memegang dadanya.  Donghae hendak menolongnya namun lagi-lagi hyemi melarangnya. Donghae mengerti itu, dia segera mengambil beberapa foto hyemi. Dan tak lama kemudian hyemi tidak sadarkan diri.

Keesokan harinya hyemi bangun, mendapati dirinya sudah berada di kamarnya. Dia lalu memandang ke kaca di kamarnya, di sana tergantung sebuah sayap malaikat berwarna putih yang indah. Hyemi lalu mendekat dan mengambilnya. Di sana juga ada sebuah note.

 

♥  _ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _♥_ _ _ _ _ _ _ _ _♥

Dari    : Donghae

Untuk  : Hyemi

hi… bagaimana keadaanmu? Sudah membaik?

Semalam aku mencarikan obat seperti yang ada di mejamu… akirnya aku mendapatkannya…

Aku meletakkannya di atas mejamu… obatmu habis kan? Sudahlah jangan menyembunyikan hal ini lagi dariku… aku tidak ingin bebanmu semakin berat… aku ingin kau sembuh…

Hey… ketika aku melihatmu… taukah kau, yang pertama muncul dalam pikiranku adalah seorang malaikat cantik yang terbang dengan sayap yang indah…

Hari ini aku mau mengajakmu jalan-jalan… pakai sayap ini ya…aku tunggu… lihatlah ke bawah kamarmu…

♥  _ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _♥_ _ _ _ _ _ _ _ _♥

Hyemi tersenyum membaca pesan dari donghae. Dia lalu segera melihat ke bawah. Dia melihat donghae menunggunya di bawah. Dia segera bersiap.

Hyemi memakai mini dress warna putih dan memakai sayap pemberian donghae. Memakainya keluar menghampiri donghae.

“Malaikatku yang cantik…” gumam donghae yang hanya disambut senyum manis hyemi.

Donghae mengajak hyemi ke sebuah taman yang sangat luas, taman yang ditumbuhi bunga-bunga indah dan indah ditumbuhi rerumputan hijau.

Sepanjang hari mereka berdua bermain bersama di sana. Donghae juga selalu memfoto hyemi kapan pun dia sempat. Ketika hyemi bermain pesawat dan menerbangkannya. Senyum hyemi benar-benar membuat donghae bahagia.

Hari sudah semakin sore tapi hyemi menolak untuk pulang, dia mengajak donghae ke pantai. Hyemi naik ke batu besar di batas pantai. Dia merentangkan tangannya. Donghae yang melihat itu langsung mengambil foto hyemi. Benar-benar seorang malaikat.

“hyemi…”

“ne?”

“aku mencintaimu…”

“…”

Hyemi tidak menjawab apa-apa, hanya tersenyum ke arah donghae.

“selamat tinggal sayangku…” hanya itu yang dikatakan hyemi sebelum dia jatuh dari batu itu ke pelukan donghae.

“hyemi!!!” tangis donghae tak bisa lagi menyadari gadis yang dia cintai kini telah meninggalkannya.

Donghae masih memeluk tubuh hyemi yang dingin dan pucat. Dia kehilangan hyemi ketika dia baru saja menyatakan perasaannya yang sebenarnya.

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ __ _ _ _ _ _ _ _ _

Donghae memandang kamarnya yang penuh dengan ratusan foto hyemi. Di kaca, lemari, semua ada foto-foto hyemi. Dia tersenyum memandang semua itu. Dan kini dia sedang mencetak foto yang paling berharga. Foto terakhir hyemi dalam pelukannya.

Donghae keluar dari kamarnya menuju balkon. Dia mengeluarkan foto terakhit hyemi. Dia mengeluarkan bolpen lalu menulis di bagian belakang foto.

I love you… do you know my sweetheart? I miss you so much…

But… I hope you’ll be happy, there… please don’t forget me…

I love you forever…

Cause you are my Angel…

Donghae menerbangkan foto itu. Berharap hyemi tahu apa yang dia tulis di foto itu. Segala tentang hyemi yang tidak akan donghae lupakan. Semua masih tersimpan rapi. Harapan hyemi untuk memiliki kenangan manis selamanya. Donghae telah mewujudkannya…

Kini hyemi telah tenang…

Sang malaikat telah damai dan bahagia…

Menatap donghae dengan senyum yang lepas dan tanpa rasa sakit lagi…

♥  _ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _ ♥_ _ _ _ _ _ _ _ _♥_ _ _ _ _ _ _ _ _♥

END

Please coment and don’t be a silent reader…

Thanks ^^

 

4 responses

  1. ulfandutt

    Bagus ^^ hehe..ayo nulis lagi yaa😉

    June 3, 2011 at 5:12 pm

  2. huwee hyemi knpa meninggal ?? Hiks , kasian haeppa nya d tinggal ..
    T.T

    June 21, 2011 at 5:54 pm

  3. Angel_Fishytasha

    KERENNN BGT NYESEKK AK LIAT YG TERAKHIR NYA TERHARU :’)

    September 10, 2011 at 7:17 pm

    • makasih komennya ^^

      September 16, 2011 at 1:19 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s