This is my world…

7 Years Of Love | One Shoot |

Annyeong onnie,oppa,saeng,chingu semua🙂

FF ini Oneshoot Sad-Romantic🙂

Terinspirasi dari lagu Kyuhyun – 7 Years Of Love.

AUTHOR : Mg Ajeng

Cast :

Aku : Shin Joo Seung / Joo

Cho Kyuhyun : Kyuhyun

Choi Minho : Minho

Silahkan dibaca🙂

—————————————————–

“Hei! Kau!” teriak seorang yeoja pada namja yang sedang membetulkan tali sepatu.

“Kau menunjukku nuna? Ada apa?” tanya namja itu dengan heran.

“Kenapa kau tidak hormat seperti yang lain?! Kenapa malah menunduk?!”

“Maaf nuna, aku sedang membetulkan tali sepatuku.”

“Alasan! Cepat hormat seperti yang lain!”

Namja itu pun akhirnya mengikuti perintah kakak kelasnya walaupun sebetulnya dia ingin membela dirinya kalau dirinya tidak bersalah. Aku yang melihat kejadian itu hanya bisa menggelengkan kepalaku.

Saat ini adalah hari di mana semua mahasiswa baru harus mengikuti masa orientasi dan aku menjadi salah satu panitia. Aku panitia bidang kesehatan jadi aku mengurusi mahasiswa yang jatuh pingsan maupun sakit saat mengikuti MOS. Oiya, namaku Shin Joo Seung tapi teman-temanku memanggilku Joo. Aku adalah mahasiswi jurusan Hubungan Internasional Universitas Inha dan aku dikenal sebagai mahasiswi yang tegas tapi lembut sehingga teman-temanku mempercayakan panitia bagian kesehatan padaku.

Hari pertama MOS sudah diisi dengan kegiatan yang menurutku itu berlebihan. Kenapa harus ada lomba mencari 5 semut merah? Kenapa harus ada lomba untuk mencari tandatangan terbaik? Aku sudah mengingatkan teman-temanku bahwa MOS ini bukan untuk menghakimi mahasiswa baru tapi untuk memberikan pengertian dan pengetahuan baru pada mereka. Namun usahaku selalu saja ditanggapi dingin.

Hingga suatu hari ada kejadian menghebohkan saat MOS akan berakhir. Seorang mahasiswi pingsan karena kelelahan dan selalu dibentak. “Tolong! Ada yang pingsan!” Aku pun langsung menghampiri mahasisiwi tersebut dan menyuruh teman-temannya untuk membawa ke ruang kesehatan. Aku pun merawat yeoja itu hingga dia sadar. Saat aku sedang merawat yeoja itu, ada seorang namja yang masuk ruang kesehatan sambil mengeluh pusing. Aku bingung harus merawat yang mana karena saat itu tak ada yang membantuku hingga kuputuskan aku akan merawat yeoja itu hingga sembuh lalu aku akan merawat namja ini. “Kau kenapa?” tanyaku pada namja itu.

“Kepalaku pusing nuna. Aku ingin pingsan.”

“Tunggu sebentar, nuna akan merawatmu.”

Aku pun disibukkan dengan merawat 2 mahasiswa yang sakit itu tapi yang aku heran kenapa namja ini selalu memperhatikanku? Aku pun bertanya padanya, “Kenapa kau melihatku seperti itu?”

“Nuna, kau sangat cantik dan baik. Kau berbeda dari teman-temanmu di luar sana.”

“Terima kasih untuk pujiannya. Aku juga tidak suka dengan kelakuan mereka, bahkan aku sudah memberitahu tapi mereka menanggapi dengan dingin.”

“Bolehkah aku tahu namamu nuna?”

“Namaku Shin Joo Seung tapi kau bisa memanggilku Joo. Siapa namamu?”

“Namaku Choi Minho nuna tapi kau bisa memanggilku Minho. Nuna jurusan apa di Universitas Inha?”

“Jurusan Hubungan Internasional. Kau jurusan apa Minho?”

“Aku satu jurusan dengan nuna! Senangnya bisa memiliki kakak kelas secantik dan sebaik nuna.”

“Kau ini bisa saja. Bagaimana keadaanmu? Sudah baikan?”

“Sudah nuna, terima kasih sudah merawatku. Lebih baik aku keluar saja dan kembali mengikuti MOS hari terakhir ini.”

“Baiklah. Hati-hati Minho.”

Setelah Minho keluar, aku kembali merawat yeoja tadi. Entah kenapa aku memiliki pikiran bahwa aku bisa nyaman dengannya walaupun aku tidak tahu pasti akan bagaimana.

Seminggu setelah perkenalan singkat itu, aku dan Minho menjadi semakin dekat. Dia selalu mengantar-jemput ke sekolah bahkan dia selalu menemaniku saat aku membutuhkan seseorang. Umur kami terpaut 2 tahun tapi aku merasa sangat nyaman dengannya. Dia selalu melontarkan lelucon-lelucon yang membuatku tertawa dan dia selalu menyediakan bahunya saat aku menangis.

-3 Februari 2000-

Tanggal itu menjadi sangat berarti bagiku. Minho yang sangat kusayangi menyatakan cintanya padaku. “Nuna, maukah kau menjadi kekasihku?” Aku hanya bisa diam terpaku kemudian memeluknya. “Nuna, apa jawabanmu? Kau menerimaku?” tanya Minho dengan wajah bingung.

“Kenapa kau memilihku Minho? Kita kan berbeda 2 tahun. Kau pun bisa mencari yeoja lain yang lebih baik dari aku.”

“Nuna, aku mencintai dan menyayangimu saat pertama kali berkenalan. Umur tak jadi masalah nuna karena aku nyaman denganmu. Kau mau jadi kekasihku nuna?”

“Iya. Nuna mau jadi kekasihmu Minho. Nuna mencintaimu.” Aku memeluk Minho erat sekali dan saat itu aku yakin kalau aku akan selalu bisa bersamanya.

-3 Februari 2000 End-

Hubunganku dengan Minho berjalan baik-baik saja. Kami bisa mempertahankan hubungan selama 3 tahun. Tapi, tepat 3 tahun itu hubungan kami pun harus berakhir.Aku menghampirinya sambil menahan tangisku. “Minho, apakah kita bisa bicara sebentar?”

“Ada apa nuna? Kenapa wajahmu seperti akan menangis?” Minho memegang lembut pipiku. Aku hanya bisa memeluknya lama sekali dan Minho hanya bisa membalas pelukanku dalam diam. “Nuna, apakah ada masalah?”

“Minho. Maaf nuna harus melakukan cara seperti ini, kita putus.”

“Putus?! Kenapa nuna? Kita kan tidak ada masalah sama sekali bahkan kita juga baik-baik saja selama ini dan nuna tahu kan kalau hari ini tepat 3 tahun kita berpacaran. Aku mencintaimu nuna, sangat mencintaimu. Kumohon jangan putuskan aku.” Minho menggenggam erat tanganku.

“Minho, maafkan nuna. Nuna harus melakukan ini demi kebaikan kita dan kebaikanmu.”

“Kebaikan apa yang nuna maksud?! Aku hanya ingin bersama nuna selamanya. Nuna, aku mencintaimu!” Minho tiba-tiba mencium bibirku sambil memelukku erat dan aku hanya bisa pasrah dalam pelukannya sambil menangis.

“Nuna, kumohon jelaskan alasannya. Aku tidak mau ditinggalkan olehmu.”

“Minho, maaf kalau nuna tidak bisa menjelaskan semuanya. Nuna mencintaimu tapi nuna juga tak ingin menyakitimu.”

“Nuna! Kumohon jelaskan apa alasannya?! Kalau nuna mencintaiku maka jangan tinggalkan aku! Bersamalah denganku selamanya nuna.”

“Minho, kumohon jangan memaksa nuna untuk menjelaskan semuanya. Nuna tidak sanggup. Maaf, nuna harus pergi. Nuna mencintaimu Minho.” Aku mengecup lembut bibirnya lama dan memeluknya.

“Nuna. Suatu saat nanti aku akan mengetahui jawabannya dan aku akan menunggumu nuna. Aku mencintaimu.”

Aku pun meninggalkan Minho sendirian dan saat meninggalkannya, perasaanku sakit sekali karena aku sangat mencintainya. Maafkan nuna, Minho.

Backsound 7 Years Of Love – Kyuhyun

We met for seven years

No one knew we would say goodbye this easily

However we still separated

With the memories we built for a long time, now gone

How did we at such a young age

Meet each other, I don’t even remember how

Difficult for us to handle the maps of our changing selves

They said saying goodbyes are painful

But I didn’t even have time to feel that

I just thought this is the way staying composed

But I cried

Time passed it gave me a simple yearning

Different from what my mind was seeing

At first friends then next as lovers

We said we’d stay as friends even if we separated

-3 Februari 2008-

5 tahun. Minho menunggu Joo dan tetap mencintainya hingga kini. Minho mencari di mana keberadaan Joo karena semenjak mereka putus 5 tahun yang lalu, tidak ada kontak sama sekali dengan Joo. Nuna, di mana dirimu? Apakah kau masih mengingat dan mencintaiku? Aku masih menunggumu nuna, batin Minho dalam hati.

Nuna, aku akan menepati janjiku bahwa aku akan mencari dan mengetahui jawabannya. Kau tahu nuna kalau selama 5 tahun ini aku tidak memiliki kekasih karena aku masih mencintaimu.

Itulah yang selalu dilakukan oleh Minho selama 5 tahun terakhir ini, mencari Joo dan berusaha untuk mendapatkannya kembali.

Backsound 7 Years Of Love – Kyuhyun

 

Even if I met someone else again

Even I loved again

Whenever I was sad I would call you without a word just tears falling

-3 Februari 2008 End-

-3 Februari 2010-

“Sayang! Di mana kau?” teriak seorang namja padaku.

“Aku di sini sayang. Di dapur sedang memasak. Ada apa?”

“Kau sedang memasak apa sayang?” Namja ini memelukku dari belakang.

“Apple pai. Kau mau?”

“Hmm baunya wangi. Tentu saja aku mau. Aku akan menunggu di ruang makan.” Dia mengecup pipiku lembut.

Aku sekarang sudah berstatus sebagai istri seseorang. Suamiku adalah seorang penyanyi terkenal, Cho Kyuhyun. Aku sudah menikah dengannya selama 2 tahun. Aku mencintai suamiku ini tapi setiap memandangnya, aku melihat seseorang yang lain. Apakah mungkin dia masih menungguku?

“Sayang, kau jadi merayakan ulang tahun bersama teman-temanmu? Ini apple painya.”

“Tentu saja. Kau harus ikut ya. Wah terima kasih sayang.”

“Kau mau kado apa sayang? Enak tidak?” Aku mengecup lembut pipinya.

“Aku hanya ingin kita selalu bersama dan itulah kado yang paling indah. Enak sekali. Kau memang jago memasak.” Kyuhyun mencium lembut keningku.

“Kita tidak berangkat sekarang saja? Aku kan harus menata tempatnya.”

“Hmm baiklah, aku akan menurutimu tuan putri.” Kyuhyun menggendongku hingga ke mobil.

Begitulah kehidupan rumah tanggaku dengan Kyuhyun. Aku sangat mencintainya dan aku sudah berkomitmen untuk setia dengannya. Kami selalu diberikan kebahagiaan bahkan tidak pernah ada masalah saat aku bersamanya.

Aku dan suamiku pun langsung menuju tempat perayaan ulang tahunnya. Saat sampai di sana, suasana masih sepi dan kulihat beberapa orang masih menata tempat itu. Aku pun langsung turun tangan membantu dan mengarahkan mereka sedangkan Kyuhyun melihatku dari kejauhan sambil tersenyum melihat tingkahku.

Jam menunjukkan pukul 7 malam dan acara pun dimulai. Kyuhyun memberikan pidato singkat dan mengucapkan terima kasih pada undangan yang sudah hadir. Aku pun mendampingi suamiku sambil mengedarkan pandangan ke setiap tamu. Pandanganku terhenti pada seseorang dan aku merasa bahwa aku mengenalnya bahkan sangat mengenalnya. Pandanganku dan dia pun bertemu, dia langsung memunculkan ekspresi kaget sama sepertiku. Saat Kyuhyun sudah selesai, aku langsung menghilang di tengah keramaian tapi dia langsung menarik tanganku hingga aku dan dia berhadapan.

Aku sangat kaget bertemu dengannya apalagi setelah 7 tahun tanpa kabar. Tak kusangka dia masih mengingatku dan kulihat ekspresi wajahnya sangat kaget bahkan ingin menangis. Aku pun ingin menangis bertemu dengannya, aku ingin memeluknya dan mengatakan bahwa aku kangen dengannya tapi sekarang statusku adalah istri Kyuhyun. “Nuna? Apakah kau Joo nuna?” tanyanya padaku.

“Iya. Aku Joo nuna. Kau Minho?”

“Nuna, selama ini kau di mana? Aku mencarimu nuna. 7 tahun ini aku selalu mencarimu. Ke mana kau?” dia mencecarku dengan berbagai pertanyaan hingga aku bingung dibuatnya.

“Nuna di sini saja. Kau apa kabar?”

“Nuna masih bertanya kabar denganku? Nuna, aku butuh jawabanmu dan aku menunggunya selama 7 tahun, saat kita bertemu, kau hanya bertanya bagaimana kabarku?”

“Sayang, kau mengenal Minho?” Kyuhyun datang menghampiriku.

“Hyung? Kau mengenal nuna ini?” tanya Minho dengan heran.

“Dia istriku Minho. Dia sudah menjadi istriku selama 2 tahun ini. Kau mengenalnya?”

“Menikah? Istri? Iya hyung, dia adalah kakak kelasku saat aku kuliah.”

Aku yang berada dalam keadaan terjepit seperti itu hanya bisa menundukkan wajahku. Minho memandangku seakan-akan menuntut sebuah jawaban penting sedangkan suamiku Kyuhyun hanya bisa memandangku dan Minho dengan heran. “Hmm, sepertinya aku akan meninggalkan kalian berdua. Silahkan kalian reuni.” Kyuhyun meninggalkanku dan Minho. Kyuhyun mencium lembut pipiku dan Minho hanya melihat dengan wajah yang kesal.

“Bisakah kita bicara berdua nuna?” Minho menggandeng tanganku tapi aku menepisnya. Aku mengikutinya hingga tiba di sebuah taman dan dia mempersilahkan aku duduk tapi saat ini aku tidak bisa duduk. Pikiranku campur aduk dan perasaanku tidak karuan. Seseorang yang masih aku cintai sekarang berada di hadapanku tapi statusku sekarang adalah istri seseorang.

“Nuna, maukah kau menjelaskan semuanya?” tanya Minho dengan lembut.

“Maafkan nuna. Maaf saat itu nuna harus pergi tanpa kabar dan memutuskan hubungan kita.”

“Apa alasanmu nuna? Kau tahu kalau aku menunggumu selama 7 tahun ini?”

“Nuna saat itu meninggalkanmu karena nuna harus pergi jauh dan nuna sudah dijodohkan oleh suami nuna sekarang, Kyuhyun. Nuna tak ingin meninggalkanmu tapi nuna juga tak ingin membantah orang tua. Maafkan nuna, Minho. Maaf.”

Aku hanya bisa menundukkan wajahku sambil menangis. Minho yang mendengarnya langsung memelukku erat sekali. Aku merindukannya, merindukan peluk hangatnya tapi aku tak bisa memilikinya.

“Nuna, aku menunggumu selama 7 tahun hanya untuk mendengar jawabanmu. Aku masih mencintaimu nuna. Aku masih ingin memilikimu. Apakah kau juga merasakan yang sama sepertiku?”

“Maaf Minho, nuna sudah menikah dan kau tahu itu. Nuna tidak bisa bersama denganmu lagi.”

“Apakah nuna masih mencintaiku?”

Aku tidak bisa menjawab pertanyaan terakhirnya. Aku pergi meninggalkannya sendirian tanpa sebuah jawaban.

Nuna, kenapa kau tidak bisa mengatakannya? Aku hanya ingin mendengar kalau kau masih mencintaiku bukan jawaban bahwa kau sudah menikah. Tanpa sadar, Minho menangis. Menangisi perasaan cintanya yang sangat dalam pada Joo.

Backsound 7 Years Of Love – Kyuhyun

You have to meet a good person

I thought in my heart without any words

I asked if you still liked me without any thought hoping you say it back

I know

We had the most pure love

Back then we thought that kind of love couldn’t be done again se we saved it in out memories

Often I feel a cold feeling from you

But now I know you can not ask anything

“I’m getting married” is what you said to me

After that for a long time I was speechless

Then I cried they were your last words to me

For the only words I wanted to hear was that you loved me

—————–THE END———————

Bagus ga?

Makasih udah dibaca🙂

Ditunggu komennya🙂

4 responses

  1. Ila

    uwaaaa kereeen, kesian minho😥

    June 17, 2011 at 5:27 am

  2. first kah ??
    Asiik , haha .

    Bagus thor ,, hduuh itu s minho kasian bgt yah .
    Joo tega sekali , hiks ..

    June 17, 2011 at 5:37 am

  3. Devie unguviolet

    Bagus eonnie..
    Cukup menyentuh, gk bs bayangin ad lelaki sesetia minho yg rela slama 7thn mnunggu namun pd akhirnya dy tak mndapat balasan yg sesuai.kasian skali kau minho.. . Lbh baik kau dg ku saja.hehehehee

    June 17, 2011 at 7:57 am

  4. ranniesobu

    Saya reader yang rada” apa emang iaa yaa, feelnya kurang ngena .. hhaa ..😀 *digaplok author

    Nice ff thor, ngebayangin Minho kaya gtu .. Aishh, kasian ..
    Meleleh saya ada namja kaya gtu hanya karena cinta ..😦
    Tak terbayangkan ..
    Daebak !

    July 1, 2011 at 5:35 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s